“Kami menghubungi perusahaan yang mengoperasikan penerbangan, yang menjelaskan kepada kami bahwa ada masalah teknis dengan salah satu dari empat mesin, dan dua pesawat harus berangkat, satu dari London dan yang lainnya dari Paris, saya yakin untuk mencapai Kenya untuk membawakan mereka suku cadang untuk diperbaiki,” ungkapnya.
“Bagian-bagian ini sedang dikirim ke Mombasa. Jika semuanya berjalan dengan baik, pesawat harus tiba tepat pada waktunya bagi kami untuk dapat menghormati program baru yang direncanakan mulai Sabtu,” pungkas Ezpeleta.
(Andika Pratama)