LOMBOK – Para pembalap MotoGP banyak yang mengeluhkan kondisi ban yang dipasok Michelin di MotoGP Mandalika 2022. Ada anggapan bahwa ban yang dipakai para pembalap ada ban beberapa tahun yang lalu.
Mendengar kabar tersebut, Michelin lantas langsung membantahnya. Pemasok ban MotoGP itu menegaskan bahwa senyawa yang ada pada ban memang merupakan konstruki yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya, tapi yang berbeda ada di senyawanya.
Pada balapan yang dilangsungkan di Sirkuit Internasional Mandalika, Minggu 20 Maret 2022, Honda menjadi salah satu tim yang sangat kesulitan bermanuver menggunakan ban yang dipasok oleh Michelin. Bahkan, Marc Marquez harus mengalami kecelakaan fatal akibat grip ban dengan aspal yang tidak baik saat sesi pemanasan berlangsung.
Sebelumnya, terdapat pernyataan bahwa Michelin menggunakan ban yang digunakan untuk balapan empat sampai lima tahun yang lalu. Namun Manager Michelin, Piero Taramasso, kini membantah hal tersebut.
“Saya hanya ingin mengklarifikasi, karena saya pernah mendengar tentang ban dari empat atau lima tahun yang lalu, yang mana itu tidak benar,” ungkap Piero Taramasso dilansir dari Motosan, Rabu (23/3/2022).
Piero menjelaskan bahwa konstruksi ban sudah pernah digunakan sebelumnya. Namun Michelin mengaku bahwa senyawa yang digunakan pada ban tersebut sesuai dengan yang dipakai ketika sesi tes pramusim akhir Februari lalu.