MANDALIKA – Pembalap tim Repsol Honda, Pol Espargaro, ikut berkomentar soal absennya sang rekan setim, Marc Marquez, di MotoGP Mandalika 2022. Dia menilai penyebab kecelakaan yang dialami Marc Marquez sehingga harus absen di Mandalika adalah pemasok ban, Michelin.
Marquez memang mengalami kejadian tak mengenakkan selama memacu motornya di Sirkuit Mandalika sejak sesi latihan bebas. Dia sebanyak empat kali mengalami crash yang mengejutkan banyak orang.
Kecelakaan terparah dialami oleh Marquez saat di sesi pemanasan. Dia mengalami highside yang mengakibatkan dirinya terpental dan motor RCV213V miliknya rusak parah.
Hal tersebut diakibatkan ban belakangnya yang terkunci, dan akhirnya melempar Marquez ke udara. Espargaro merasa hal tersebut terjadi karena keputusan Michelin dalam memberikan ban.
BACA JUGA: 5 Fakta Race MotoGP Mandalika 2022, Nomor 1 Pawang Hujan Mendunia
Pasalnya, Michelin memutuskan untuk tak membawa ban spesifikasi terbaru untuk MotoGP Indonesia 2022. Pihak Michelin menganggap lebih baik jika menggunakan ban spesifikasi lama, dari empat tahun baru.
Espargaro menyebut jika motor Honda tak dibangun untuk menggunakan ban spesifikasi lama. Hasilnya, para pembalap Honda mengalami kesulitan dan kecelakaan yang dialami Marquez.
“Situasi itu memang kami alami sepanjang akhir pekan. Ketika kami mengeluhkan mengenai ban Michelin, bukan karena kami tak menyukai mereka. Hal itu karena kami menghadapi masalah serius mengenai konsumsi ban depan,” kata Espargaro saat media debrief.
Akibat perubahan ban, karakteristik motor pun menjadi berubah. Hal tersebut menjadikan motor Honda RC213V yang mudah dikendalikan, menjadi sedikit liar dan pelan.
“Kami tak bisa bertahan karena temperatur ban depan terlalu tinggi. Kemudian ban belakangnya mengunci, seperti yang dialami Marc. Kami mengeluh karena kami mengalami masalah. Dari yang awalnya cepat dan aman, menjadi pelan dan berbahaya,” ujarnya.
Espargaro bersyukur rekan satu timnya tak mengalami cedera lebih parah. Jika Marquez sampai cedera, Espargaro menuntut pertanggungjawaban Michelin karena menyediakan ban yang tidak aman.
“Beruntung Marc tidak mengalami cedera. Karena jika dia sampai cedera, ini merupakan akibat dari rekan kami yang memaksakan pilihannya pada akhir pekan ini,” tutur Espargaro.
(Djanti Virantika)