Apalagi, ini merupakan kedua kalinya Marquez mengalami diplopia. Kasus pertamanya terjadi pada 10 tahun lalu, saat masih bersaing di kategori junior, Moto2.
“Hal itu adalah yang pertama saya tanyakan ke dokter. Jika mengalami kecelakaan di Malaysia, apakah ada kemungkinan masalah serupa terjadi? Kemungkinannya akan sama selama dua tahun ke depan,” kata Marquez dikutip The Race, Minggu (6/2/2022).
Marquez menilai secara fisik dirinya masih kuat, terutama tulangnya. Tetapi, tidak demikian dengan sistem sarafnya yang sangat rapuh dan membuatnya kembali menderita diplopia.
“Rasa takut itu tetap ada. Jika mengalami kecelakaan di dua musim ke depan dan syaraf terdampak, kerusakannya bakal terasa. Saya memiliki tulang yang kuat, tetapi hal berbeda dengan syarat tertentu,” ujarnya.
(Djanti Virantika)