MILTON KEYNES – Pada Formula One (F1) 2021, Red Bull Racing dan Mercedes AMG Petronas menjadi dua tim yang berpeluang menjadi juara dunia. Namun, pada F1 2022 nanti tim Red Bull Racing percaya Scuderia Ferrari bisa memberikan kejutan.
Sebab menurut Direktur olahraga Red Bull Racing, Jonathan Weathley Scuderia Ferrari bisa menjadi ancaman yang nyata di F1 2022. Menurut Weathley, Ferrari kian berkembang sejak musim lalu, terutama sejak duet Charles Leclerc dan Carlos Sainz Jr dibentuk.
Sebagaimana diketahui, performa Ferrari memang melempem di beberapa musim terakhir. Kejayaan tim asal Maranello itu seakan hilang usai terakhir kali menjuarai F1 GP pada tahun 2007.
Saat itu, Kimi Raikkonen menjadi pembalap terakhir yang berhasil menjuarai F1 GP di bawah kemudi Ferrari. Setelah itu, Ferrari kian terpuruk dan F1 GP didominasi oleh Red Bull Racing dan Mercedes.
Namun begitu, Ferarri dianggap sudah menunjukkan kebangkitannya di musim 2021. Tim berlogo kuda jingkrak itu berhasil menduduki peringkat tiga dan mengalahkan McLaren dalam kejuaraan konstruktor F1 GP 2021.
Melihat hal tersebut, Weathley yakin Scuderia Ferrari akan menjadi ancaman yang nyata di F1 GP 2022. Pria asal Inggris tersebut juga menilai bahwa Ferrari memiliki pembalap yang berbakat. Hal itu juga menjadi kelebihan bagi Ferrari untuk bersaing di musim 2022.
"Ferrari, dan tentunya mobil mereka, terlihat sangat bagus di akhir tahun lalu. Mereka jelas merupakan tim terbaik ketiga di akhir musim lalu dan mereka juga memiliki susunan pembalap yang sangat bagus,” kata Weathley dilansir dari Racing 365 News, Rabu (2/2/2022).
"Saya tidak yakin pada awalnya apakah kedua pembalap itu akan bekerja sama dengan baik, tetapi mereka tampaknya bekerja sama dengan sangat baik. Ferrari bisa menjadi faktor besar yang tidak diketahui tahun depan (2022), dan bahkan mungkin ancaman besar bagi kami,” sambungnya.
Sementara itu, Red Bull Racing bersama dengan dua pembalapnya, yakni Max Verstappen dan Sergio Perez akan terlebih dahulu menjalani tes pramusim F1 GP 2022. Tes pertama akan berlangsung di Sirkuit Catalunya, Spanyol pada 23-25 Februari. Kemudian, tes kedua akan berlangsung di Sirkuit Internasional Bahrain, Bahrain pada 10-12 Maret 2022.
Dalam beberapa tahun terakhir Ferrari memang agak melempem. Mereka seperti terpental dari perburuan gelar F1 yang hanya diperebutkan Mercedes dan Red Bull saja.
(Rivan Nasri Rachman)