“Saya tidak pernah khawatir. Tentu saja, saya tidak pernah ingin jatuh, tetapi kesalahan saya sendiri tidak membuat saya tidak stabil," sambungnya.
“Tentu, tapi situasi Marc berbeda. Dia mengalami pemulihan yang lama dengan banyak komplikasi. Ini memiliki efek, tentu saja. Butuh waktu baginya untuk kembali dalam kondisi yang baik, baik secara fisik maupun mental. Orang selalu meremehkan waktu yang dibutuhkan untuk kembali bugar secara fisik,” lanjutnya.
“Jika Anda tidak mengendarai, otot-otot tertentu juga tidak berkembang. Ini membutuhkan waktu,” tambah Stoner.
Juara Dunia dua kali ini juga mengkhawatirkan dari segi mental Marquez. Ia pun tak bisa membayangkan bila menjadi Marquez.
“Tapi bukan hanya konsekuensi fisik yang menjadi masalah. Lalu ada rasa takut terluka seperti ini lagi. Mustahil membayangkan apa yang harus dilalui Marc,” tambahnya.
Jadi, alasan itulah yang membuat Stoner ragu Marquez bakal langsung hebat ketika kembali dari cedera. Bahkan sejatinya Stoner masih ragu Marquez bisa mengikuti MotoGP 2022.
(Rivan Nasri Rachman)