ABU DHABI – Meski balapan Formula One (F1) GP Arab Saudi 2021 telah berakhir pada akhir pekan kemarin, Max Verstappen nyatanya masih belum move on dari race tersebut. Pembalap Tim Red Bull Racing masih sedikit merasa kesal dengan balapan itu karena ia merasa diperlakukan tak adil lantaran hanya dirinya sendiri yang dikenai penalti karena insiden dengan Lewis Hamilton (Mercedes AMG Petronas).
Insiden pertama terjadi ketika Pembalap asal Belanda itu berusaha disalip oleh Hamilton mendekati lap 37. Akan tetapi, dia merasa jarak mobil mereka berdua terlalu dekat dan hampir bertabrakan sehingga dia langsung membanting stir dan melebar untuk memotong Tikungan 1.
Tak lama berselang, Verstappen diperintahkan untuk mengerem dan membiarkan saingannya yang berseragam Mercedes AMG Petronas itu untuk menyalipnya. Namun, Hamilton tidak merespon dengan tanggap dan malah sedikit menabrak bagian belakang mobil dari pembalap yang jauh lebih muda darinya itu. Beruntung, tidak terjadi kecelakaan atas peristiwa tersebut.
Baca Juga: Sedang Berada di Atas Angin, Toto Wolff Minta Lewis Hamilton Tak Jemawa di F1 GP Abu Dhabi 2021
Alhasil, pembalap berusia 24 tahun itu mendapatkan penalti lima detik atas kesalahannya melebar di Tikungan 1. Lalu, dia menerima penalti 10 detik untuk tabrakan yang dilakukan oleh Hamilton itu.
Setelah itu, Verstappen merasa diperlakukan tidak adil. Sebab, ada beberapa pembalap lainnya yang terlibat dalam kecelakaan pada balapan di Jeddah itu namun tidak mendapatkan penalti sepertinya.
"Yah, jelas, ini tidak berlaku untuk semua orang. Karena hal-hal yang saya lakukan adalah bertujuan untuk bertahan, dua orang lainnya dalam balapan itu juga melakukannya, mereka bahkan tidak mendapat peringatan atau penalti,” kata Verstappen dilansir dari Racingnews365, Jumat (10/12/2021).
“Saya tidak mengerti, karena saya pikir saya hanya berlomba dengan keras. Apa yang terjadi, bagi saya, tidak pantas mendapatkan penalti. Sungguh, dua orang lain yang melakukannya, mereka tidak mendapatkannya,” imbuhnya.
"Hanya saya yang mengerti dan, tentu saja, bertarung di depan dengan orang-orang yang lebih kritis, saya kira (jauh lebih krusial). Saya tidak mengerti mengapa itu terjadi,” pungkasnya.
Di akhir balapan, Verstappen harus mengakui keunggulan sang juara dunia tujuh kali yang keluar sebagai pemenang. Dia finis diurutan dua sehingga membuat mereka mengoleksi poin yang sama saat ini.
Untuk itu, balapan seri terakhir di GP Abu Dhabi yang akan dihelat pada Minggu 12 Desember 2021 pukul 20.00 WIB, akan menjadi penentu siapa yang akan menyandang gelar juara Formula 1 2021. Apakah Verstappen bisa meraih gelar juara dunia pertamanya atau justru Hamilton yang mampu memecahkan rekor sebagai pembalap pertama dengan koleksi delapan gelar F1?
Sejauh ini banyak yang menilai Hamilton berasa di atas angin karena penampilan apiknya di beberapa balapan terakhir. Tentunya hal itu bisa menjadi tanda bahaya untuk Verstappen.
(Rivan Nasri Rachman)