NUSA DUA – Pelatih ganda putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi, mengomentari hasil yang didapat anak asuhnya, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo di BWF World Tour Finals 2021. Mendapati Marcus/Kevin gagal merebut gelar juara, pelatih yang akrab disapa Herry IP itu mengaku tetap bangga dengan performa anak asuhnya.
Sebagaimana diketahui, Marcus/Kevin gagal menyegel gelar juara usai takluk dari pasangan asal Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi di partai puncak. Dalam waktu 61 menit, The Minions -julukan Marcus/Kevin- menyerah dengan skor 16-21, 21-13, dan 17-21.
Kekalahan Marcus/Kevin pun membuat Indonesia nihil gelar di BWF World Tour Finals 2021. Akan tetapi, sang pelatih Herry IP pun tak ingin menilai buruk performa Marcus/Kevin. Sebaliknya, ia justru memberi pujian tinggi.
Ia mengaku justru sangat bangga dengan Marcus/Kevin yang mau masih berjuang dengan sangat keras di tengah kondisi fisik yang tidak prima. Herry mengungkapkan stamina Marcus/Kevin di laga final tadi ada di posisi 60 persen.
"Kalau saya, walaupun kalah tetap bangga sama mereka. Buat saya luar biasa perjuangan mereka, saya enggak lihat menang kalahnya, kalau menang ya lebih baik dan lebih bagus, tapi perjuangan mereka luar biasa," ungkap Herry di Bali International Convention Centre, Minggu (5/12/2021).
"Dalam kondisi mereka enggak 100 persen, 60 persen menurut saya, badan semua sakit, tapi bisa berjuang itu yang patut diapresiasi," tambahnya.
Herry IP juga menyebutkan performa Marcus/Kevin di laga final tadi justru menjadi contoh bagi pemain-pemain muda untuk tidak pantang menyerah. Sebab, di tengah kondisi fisik yang terkuras, Marcus/Kevin masih mampu berjuang dengan maksimal.
"Pemain-pemain muda harus contoh mereka banget, perjuangannya walaupun capek sekalipun masih terus, enggak menyerah, enggak cepat putus asa. Pemain muda harus contoh itu," imbuhnya.
Meski begitu, Marcus/Kevin telah mengoleksi satu gelar di Indonesia Badminton Festival 2021. Mereka sukses merebut titel juara di Indonesia Open 2021.
(Djanti Virantika)