PORTIMAO - Fabio Quartararo merasa cemas tidak bisa bersaing dengan para pembalap dari Ducati pada MotoGP 2022. Dia menilai motor tunggangannya tidak terlalu cepat dan kalah bersaing dengan rival tersebut.
Pada MotoGP Algarve 2021, Minggu (8/11/2021) harapan Quartararo untuk melengkapi hasil bagus harus sirna setelah berhasil menjadi juara MotoGP 2021. El Diablo -julukan Fabio Quartararo- tidak bisa melewati garis finish setelah terjatuh di tikungan kelima jelang akhir balapan.
Terjatuhnya Quartararo di MotoGP Algarve 2021, sekaligus menjadikan pembalap asal Prancis itu tidak bisa menyelesaikan balapan ke-17 pada musim ini. Tetapi Quartararo mengungkapkan permasalahan mengenai motornya.
Baca juga: Finis Paling Buncit di MotoGP Algarve 2021, Franco Morbidelli: Saya Tidak Tahu
Ia mengatakan motor Yamaha sendiri tidak bermasalah pada gripnya. Namun, masalah utamanya justru ada pada kecepatan yang membuat adanya kesalahan kecil dalam mengendarai YZR-M1 bisa berakibat fatal. Hal inilah yang menjadi kendala utamanya.
Baca juga: Bagnaia Menangi MotoGP Algarve 2021, Valentino Rossi Terkesan dengan Kecepatan Pecco dan Ducati
“Bukan masalah grip, Motornya menyenangkan untuk dikendarai. Tetapi tanpa kecepatan, kami tidak bisa membiarkan diri kami melakukan kesalahan sekecil apa pun," kata Quartararo dilansir dari Tuttomotoriweb, Senin (8/11/2021).
"Saya melakukan yang terbaik, pagi ini dan dalam balapan, kecepatannya bagus hanya pada Sabtu sore kami tidak kompetitif," ucapnya.