Herry IP pun menyadari, bahwa Fajar/Rian lelah setelah melakoni jadwal yang sangat padat. Akan tetapi, dia menuntut anak asuhnya agar terus bermain efisien dan mendapatkan hasil yang terbaik
“Untuk itu, di tengah kondisi capek, modal Fajar/Rian bertanding di tengah lapangan adalah harus bisa lebih mengatur irama permainan. Mereka dituntut harus bermain lebih efisien,” tuturnya.
“Yaitu, lewat penempatan shuttlecock yang lebih terukur dan jitu. Penempatannya harus terarah untuk menghasilkan angka,” ucap Herry IP.
Selanjutnya, Fajar/Rian bakal melawan sesama ganda putra Indonesia, yaitu Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yakob Rambitan. Pemenang pertandingan ini akan melawan salah satu di antara Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin atau Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan di semifinal. Jadi, satu tempat di final ganda putra sudah disegel oleh Indonesia.
(Andika Pratama)