Share

Performa Pebulu Tangkis Indonesia di Hylo Open 2021 Sudah Memuaskan

Fitradian Dimas Kurniawan, Jurnalis · Senin 08 November 2021 20:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 08 40 2498740 performa-pebulu-tangkis-indonesia-di-hylo-open-2021-sudah-memuaskan-TBisuVwYP3.jpg Marcus Gideon dan Kevin Sanjaya beraksi di Asian Games 2018. (Foto/Okezone)

SAARBRUCKEN – Performa para pebulu tangkis Indonesia yang berlaga di Hylo Open 2021 dianggap sudah memuaskan. Hal itu disampaikan manajer tim merah putih, Aryono Miranat setelah turnamen selesai digelar.

Pada turnamen yang berlangsung di Saarlanhallde, Saarbrucken, Jerman tersebut, Indonesia merebut satu gelar juara. Pencapaian apik itu dipersembahkan ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.

Foto/Reuters

Mereka pun meraihnya setelah mengalahkan pasangan Indonesia lainnya, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Titel runner-up kemudian juga didapat dari ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.

Baca juga: Marcus Gideon/Kevin Sanjaya Juara Hylo Open 2021, Aaron Chia Beri Selamat

Bagi Aryono Miranat, hasil ini sudah bagus untuk menutup tur Eropa. Terlebih para pemain juga tampak dapat menikmati permainannya, meski memang ada beberapa evaluasi.

Baca juga: Gagal Sabet Gelar Juara di Hylo Open 2021, Praveen Jordan/Melati Daeva Alihkan Fokus ke Turnamen di Bali

“Mengakhiri rangkaian Tur Eropa ini memang menguras tenaga, pikiran, dan mental. Namun berkat kerja keras dan kemauan tinggi dari para pemain, semuanya bisa diatasi saat bertanding di tengah lapangan. Meski capek, pemain bisa menikmati setiap pertandingan,” kata Aryono Miranat pada rilis yang diterima MPI, Senin (8/11/2021).

“Untuk evaluasi teknik, mungkin masing-masing sektor sudah membahasnya. Sebagai manajer tim saya sampaikan terima kasih untuk kerja keras semua anggota tim,” ujarnya.

Foto/PBSI

Aryono juga senang dengan pemain para pelapis. Menurutnya, performa para pemain muda di Hylo Open 2021 sangat baik.

“Lumayan dapat satu gelar juara, dua runner up dan tiga semifinalis. Ada peningkatan dari pemain-pemain pelapis yang performanya cukup menggembirakan, apalagi dalam kondisi capek akibat mengikuti tur Eropa yang berlangsung sejak akhir September,” tutur Aryono Miranat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini