AUSTIN – Formula 1 (F1) kembali akan menggunakan aturan double yellow flag. Hal tersebut disampaikan Direktur balap Formula 1 (F1), Michael Masi.
Double yellow flag akan digunakan kembali di Grand Prix (GP) Meksiko 2021. Gagasan tersebut muncul setelah beberapa kontroversi Fernando Alonso yang lolos dari sanksi di GP Turki 2021.
Pada seri GP Turki 2021, Alonso, diduga tidak melambatkan kecepatannya ketika dua bendera kuning berkibar. Hall tersebut pun juga tengah dalam penyelidikan.
Baca juga: Bos Mercedes Yakin Lewis Hamilton Tak Akan Jadi Biang Kerok di Timnya
Atas kasus tersebut, Federasi Otomotif Internasional (FIA), melakukan uji coba sistem di GP Amerika Serikat 2021. Mereka menghapus waktu lap dalam latihan dan kualifikasi untuk setiap pembalap yang melanggar double yellow flag.
Baca juga: Ternyata, Max Verstappen dalam Kondisi Sakit saat Kalahkan Hamilton di F1 GP AS 2021
Aturan itu serupa dengan aturan yang sudah ada untuk pelanggaran track limit. Yang mana, peraturan tersebut dirancang untuk menghentikan perdebatan mengenai apakah seorang pembalap telah mengurangi kecepatan.
Masi mengatakan bahwa uji coba tersebut mendapat banyak respon positif dari para pilot jet darat. Dia pun menegaskan kepada seluruh tim terutama kepada pembalapnya untuk mengurangi kecepatan secara signifikan dan bersiap untuk mengubah arah atau berhenti ketika melewati double yellow flag