Berturut-turut Putri mulai tertinggal angka hingga selisihnya terlampau jauh. Sampai akhirnya dia tidak bisa mendekati perolehan angka lawannya.
“Kena fault tadi membuat fokus saya goyah. Kehilangan dua angka di awal ini memengaruhi penampilan saya di gim penentuan," tutur Putri.
Hal yang sama juga dituturkan sang pelatih, Herli Djaenudin mengenai kurangnya konsistensi putri sepanjang laga. Namun ia menjadikan ajang ini sebagai pelajaran bagi anak asuhnya tersebut tampil apik di laga berikutnya.
"Kurang konsisten saja. Setelah unggul di gim kedua, Putri malah tidak bisa bermain baik lagi seperti ketika memenangi laga di gim kedua," ucap Herli.
"Semoga dia bisa belajar banyak dari pengalaman di Piala Sudirman. Kekalahan ini tentu harus menjadi pelajaran bagi Putri untuk berlatih lebih keras agar kelak bisa bersaing dengan pemain top dunia lain di laga-laga selanjutnya," kata Herli.
(Rachmat Fahzry)