MISANO - Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi, akan pensiun dari dunia balap motor pada akhir musim MotoGP 2021. Banyak hal telah dilalui Rossi dalam kariernya. Dia pun menceritakan tentang keputusan tergilanya di MotoGP.
Rossi telah memulai kariernya di kelas utama MotoGP pada musim 2000 bersama Honda. Bersama Honda, Rossi menorehkan dua gelar juara dunia pada 2002 dan 2003.
Namun, secara mengejutkan, ia meninggalkan Honda untuk bergabung dengan Yamaha pada 2004. Rossi mengatakan keputusan itu cukup gila karena dia selalu tampil sangat impresif dan menjadi juara dunia secara berturut-turut bersama Honda.
“Itu adalah keputusan gila, karena untuk meninggalkan Honda, Anda harus keluar dari pikiran Anda,” ucap Rossi pada DAZN, dilansir dari Tuttomotoriweb, Jumat (17/9/2021).
“Faktanya, ketika saya melihat kembali sekarang, saya mengatakan pada diri sendiri bahwa saya gila. Tapi, saya juga sangat percaya diri, selain itu, saya tidak tahan dengan komentar orang-orang yang mengatakan bahwa saya menang hanya karena saya mengendarai motor terbaik,” imbuhnya.
Sementara itu, Rossi juga mengaku, bahwa dirinya nyaris beralih menjadi pembalap Formula One (F1) pada 2006. Bahkan, ia sempat melakukan pembicaraan bersama Presiden Scuderia Ferrari, yakni Luca Montezemolo.
“Ini adalah program untuk 2006. Saya pergi ke rumah Montezemolo dan kami mencari cara untuk mewujudkannya. Itu adalah ide yang menarik, tapi sejujurnya saya tidak siap untuk berhenti membalap dengan motor. Saya tahu bahwa saya masih bisa memenangkan kejuaraan dunia lainnya dan saya merasa ini bukan waktu yang tepat,” imbuhnya.
Banyak hal telah dilalui Rossi di masa lalu. Akan tetapi, Rossi kini harus fokus pada sisa balapan di MotoGP 2021.
Terdekat, Rossi akan mentas dalam balapan MotoGP San Marino 2021. Balapan itu akan berlangsung di Sirkuit Misano, Minggu 19 September 2021, malam WIB.
(Andika Pratama)