BOLOGNA – Pembalap penguji Aprilia Gresini, Andrea Dovizioso, menilai bakat Marc Marquez (Repsol Honda) tidak memiliki tandingan sejauh ini. Bagi Dovizioso, The Baby Alien -julukan Marquez- adalah pembalap terbaik.
Marquez adalah pembalap terkuat dalam beberapa musim terakhir ini. Hal itu terbukti dari pencapaian Marquez sejak debut di MotoGP pada musim 2013.
Marquez mengakhiri musim debutnya dengan gelar juara. Setelah itu, Marquez meraih lima gelar juara lagi yang membuatnya menjadi rival bagi semua pembalap. Jika ingin menjadi juara MotoGP, Marquez adalah pembalap yang harus dikalahkan.
Dovizioso pun telah merasakan kehebatan Marquez. Dovizioso termasuk pembalap hebat, tetapi dia belum pernah mengalahkan Marquez dalam kejuaraan.
BACA JUGA; Juara MotoGP 2020 Tanpa Kalahkan Marc Marquez, Joan Mir Dibenci di Spanyol?
Oleh sebab itu, Dovizioso menilai Marquez sebagai pembalap terhebat. Dia bahkan menyebut bakat balap Marquez melebihi legenda MotoGP, Casey Stoner.
"Dalam sepuluh atau lima belas tahun terakhir ini, tingkat mengemudi sangat tinggi. Konsentrasi bakat luar biasa ini benar-benar tidak normal," kata Dovizioso, mengutip dari Speedweek, Minggu (4/7/2021).
"Stoner sangat menghancurkan, tidak hanya tentang bakatmya, tetapi juga dalam cara dia menggunakan bakatnya. Anda tidak bisa mengatakan bahwa Valentino Rossi tidak berbakat, tetapi dia mengikuti sebuah metode dan berhasil melakukannya," tuturnya.
"Berbeda dengan Stoner, dia menyerang pada lap pertama. Itu hal terburuk yang bisa terjadi pada lawan. Dia telah menghancurkan lawan-lawannya sepanjang kariernya," ucap Desmo Dovi -julukan Dovizioso.
"Sulit untuk mengatakan, bahwa ada orang yang memiliki lebih banyak bakat daripada Marquez. Anda bisa mengatakan Casey sedikit lebih bertalenta, tetapi jujur itu sulit bagi saya," ujar Dovizioso.
"Marc Marquez menjalani hidupnya secara berbeda untuk alasan yang berbeda dan tidak mengungkapkan masalah yang sama seperti Casey. Segalanya lebih santai untuk Marc, itulah sebabnya dia memenangkan begitu banyak gelar. Itu juga alasan mengapa dia akan memiliki karier yang panjang," ungkap Dovizioso.
Sementara itu, Marquez menyudahi paruh pertama musim 2021 dengan cukup bagus. Kini, pembalap 28 tahun itu bisa menikmati liburan musim panas 2021.
Selain liburan, Marquez pun akan berlatih untuk meningkatkan fisiknya, yang belum bugar 100 persen, dan sebagai persiapan untuk balapan berikutnya, MotoGP Styria 2021. Balapan seri ke-10 itu akan berlangsung di Sirkuit Red Bull Ring, Minggu 8 Agustus 2021.
(Rachmat Fahzry)