“Beberapa meminta saya untuk memberitahu Rossi untuk pensiun, tetapi saya tidak bisa melakukannya. Saya sedih melihat Valentino tidak menang, tetapi saya tidak bisa memberi tahu dia apa-apa, karena itu pilihan pribadi,” kata Agostini, dikutip dari Tuttomotoriweb, Rabu (5/5/2021).
“Saya menghormati dia dan saya tidak ingin menjadi gurunya, gurunya atau ayahnya. Ayah Valentino (Graziano Rossi) mengatakan dia harus balapan untuk tiga atau empat tahun lagi, tapi saya bukan ayahnya dan saya tidak memberitahunya apapun,” ucapnya.
“Saya tidak suka melihatnya seperti ini, karena Valentino spektakuler selama bertahun-tahun. Semua orang mengaguminya, karena dia memberi kegembiraan,” tutur pria asal Italia.
"Selama ada kehidupan, ada harapan, kata mereka. Akan tetapi, kenyataan adalah apa adanya,” ujarnya.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)