PORTIMAO – Memulai balapan dari baris ketiga tak meruntuhkan semangat Joan Mir sama sekali dalam menyambut MotoGP Portugal 2021. Ia justru tetap yakin dapat finis di podium saat akhir balapan nanti, yang mana akan berlangsung pada Minggu (18/4/2021) malam WIB.
Mir tepatnya akan start dari posisi kesembilan setelah bersusah payah melalui sesi kualifikasi di Sirkuit Portimao, Portugal tersebut. Ia gagal meraih catatan waktu tercepat dan harus rela jauh dari barisan terdepan saat start nanti.
Kecewa jelas dirasakan Mir, namun ia tetap percaya diri bisa tampil baik saat balapan MotoGP Portugal 2021 berlangsung. Apalagi rekan setim Alex Rins itu merasa kecepatan motornya sebenarnya sudah sangat baik.
Baca Juga: Perang Jack Miller-Joan Mir bak Perseteruan Valentino Rossi dan Marc Marquez
Akan tetapi, faktor ban membuat Mir gagal meraih hasil maksimal di sesi kualifikasi tersebut, di mana ia pun harus memulainya dari sesi pertama.
“Kami memiliki kecepatan yang bagus dan saya merasa baik, tetapi saya sadar akan lebih sulit jika Anda sudah menggunakan satu ban. Bagaimanapun, kecepatan balapan saya kuat dan saya merasa percaya diri untuk balapan hari esok,” cerita Mir, mengutip dari laman resmi Suzuki, Minggu (18/4/2021).
Kini target Mir adalah mengincar posisi di depannya perlahan demi perlahan seiring balapan berlangsung. Ia akan berusaha keras sejak balapan dimulai untuk bisa memperbaiki posisinya dengan cepat.
“Terlepas dari itu semua, ceritanya akan sama seperti biasanya. Saya harus bekerja keras di awal untuk memulihkan posisi. Saya akan melakukan pekerjaan terbaik yang saya bisa dan saya bersemangat untuk balapan di sini,” tambah pembalap asal Spanyol tersebut.
Jika Mir meraih hasil kurang maksimal di kualifikasi MotoGP Portugal 2021, rider Suzuki lainnya, yakni Alex Rins, justru dapat tampil baik. Rins tepatnya akan memulai balapan dari posisi kedua.
Sementara Pole position dikuasai oleh rider Monster Energy Yamaha, yakni Fabio Quartararo. Meski begitu, sejatinya pembalap Tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, mencatatkan waktu tercepat di sesi kualifikasi.
Tetapi, Bagnaia gagal mengamankan pole position tersebut lantaran catatan waktunya dihapuskan. Hal ini terjadi karena Francesco Bagnaia mengabaikan bendera kuning yang dikibarkan marshal usai Miguel Oliveira mengalami kecelakaan.
Seharusnya, Bagnaia dan pembalap lain memelankan motor saat bendera tersebut berkibar. Tetapi, dia tidak melakukan hal itu sehingga catatan waktunya dihapuskan. Drama tersebut membuat Quartararo akhirnya mengamankan pole position.
(Rachmat Fahzry)