Namun jalan Ibtihaj tidak mudah, serangan anti-muslim dan diskriminasi itu juga makin dia rasakan saat tumbuh dewasa. Termasuk ketika sukses menembus timnas anggar Amerika Serikat pada 2010.
Ketika berada di timnas Amerika Serikat anak dari pasangan Eugene Muhammad dan Denise ini sempat merasa terpinggirkan dengan tidak mendapat kepercayaan pelatih dan tidak diinginkan rekan-rekan setimnya hanya karena warna kulit dan agama.
Akan tetapi, pada saat itu juga Ibtihaj berpikir, dengan masuk timnas anggar Amerika Serikat, ia merasa memiliki momen guna mengubah pandangan banyak tentang kaum muslim dan juga Afrika-Amerika di cabang olahraga tersebut.
Berbagai gelar juara telah berhasil dirah Ibtihaj Muhammad. Salah satu yang sempat melambungkan namanya adalah ketika ia berhasil mempersembahkan medali perunggu saat membela negaranya di Olimpiade Rio de Janeiro, Brasil, yang berlangsung 2016 lalu.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)