BOLOGNA – Andrea Dovizioso mengomentari persaingan di ajang MotoGP. Ia mengakui persaingan di ajang balap motor grand prix kasta tertinggi terseut menjadi jauh lebih sengit dari musim ke musim.
Hal ini tentu saja terjadi karena ada banyak pembalap yang tampil kompetitif kini di MotoGP. Kondisi tersebut turut terlihat di sepanjang gelaran MotoGP 2020.
Total, ada sembilan nama berbeda yang bisa memetik kemenangan. Salah satunya ialah Andrea Dovizioso. Dengan kondisi ini, persaingan perebutan gelar juara pun berjalan jauh lebih sengit.
BACA JUGA: Dovizioso Gantikan Marc Marquez? Lebih Baik Stefan Bradl
Pembalap Tim Suzuki Ecstar, Joan Mir, yang tak pernah diperkirakan bisa menjadi kampiun pun keluar sebagai juara pada musim lalu. Ia mengalahkan sederet nama yang difavoritkan, seperti Fabio Quartararo, Maverick Vinales, dan termasuk Dovizioso.
Mendapati situasi ini, Dovizioso mengaku selalu berusaha keras untuk bisa beradaptasi agar hasil manis juga diraih. Hasilnya, pembalap berjuluk The Little Dragon itu tiga kali merengkuh status runner-up.
"Setiap juara telah menang dengan caranya sendiri dan saya mempelajarinya dengan baik karena saya berjuang melawannya,” ujar Dovizioso, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Kamis (21/1/2021).
"Dalam 10 atau 15 tahun terakhir, tingkat kompetisi sangat tinggi, konsentrasi bakat luar biasa ini benar-benar tidak biasa,” lanjutnya.
Kondisi ini pun dipercaya masih terus berlanjut ke MotoGP 2021. Terlebih, kehadiran Marc Marquez masih diragukan bisa terjadi sejak awal musim.
Sayangnya, Andrea Dovizioso tak bisa ikut serta dalam gelaran MotoGP 2021. Sebab, ia memilih vakum sejenak dari pentas MotoGP.
(Ramdani Bur)