Valentino Rossi Minta Yamaha Serius Pekerjakan Crutchlow sebagai Test Rider

Bagas Abdiel, Jurnalis
Selasa 15 Desember 2020 14:13 WIB
Valentino Rossi (Foto: Laman resmi MotoGP)
Share :

TAVULLIA – Pembalap MotoGP asal Italia, Valentino Rossi, meminta Yamaha untuk serius dalam mengelola tim penguji di Eropa. Ia tidak ingin, kegagalan mereka bersama Jorge Lorenzo kembali terulang pada musim depan.

Seperti diketahui, pada MotoGP 2021, Yamaha telah merekrut test rider anyar yakni Cal Crutchlow. Valentino Rossi pun turut mendukung keputusan Yamaha dengan menjadikan Crutchlow sebagai pembalap penguji Yamaha di Eropa.

Awalnya, VR46 pun menyarankan kepada Yamaha untuk membawa Andrea Dovizioso yang memutuskan cuti panjang di MotoGP. Namun begitu, ia juga tak mempersoalkan pilihan Yamaha yang menunjuk Crutchlow sebagai pembalap penguji.

Akan tetapi, Valentino Rossi memiliki pesan agar keputusan Yamaha memilih Crutchlow sebagai test rider bisa dijalankan secara serius. Ia tak ingin nasib Crutchlow menjadi serupa dengan Lorenzo yang menganggur selama masa jabatannya.

Baca juga Valentino Rossi Kecewa Yamaha Bikin Lorenzo Nganggur sebagai Test Rider

“Hal pertama adalah Yamaha membutuhkan tim penguji yang serius di Eropa tahun depan,” ungkap Valentino Rossi, mengutip dari Paddock-GP, Selasa (15/12/2020).

“Sebenarnya saya ingin melihat Dovizioso sebagai test rider, yang sangat cepat, tetapi juga sensitif dan memiliki banyak pengalaman,” lanjutnya.

“Tetapi, Crutchlow juga seseorang yang telah balapan tahun ini. Jika ia termotivasi dan ia mau, ia bisa mendorong motornya sampai batas,” sambungnya.

Sebelumnya, Valentino Rossi sendiri memang telah memberikan kritikan keras kepada Yamaha terkait nasib tim penguji di Eropa. Apalagi, kala itu, Yamaha telah menyia-nyiakan keberadaan Lorenzo yang sangat mumpuni menjadi pembalap penguji.

“Kami memberikan banyak tekanan untuk mendapatkan tim ini (di Eropa), dan kemudian Lorenzo direkrut,” lanjutnya.

“Tetapi, masalahnya Lorenzo hanya menjalaninya satu hari di Malaysia. Kemudian Covid-19 datang dan semuanya berhenti. Setelah delapan bulan, ia hanya berada di Portimao. Jadi Lorenzo tidak benar-benar bekerja,” pungkasnya.

(Mochamad Rezhatama Herdanu)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya