“Tentu, ia ingin kecepatan tinggi yang lebih, tetapi ia berkata ‘jika saya tidak bisa menguji dan membandingkan dengan mesin 2020, saya lebih suka mempertahankan M1 2019,” tambahnya.
Lebih lanjut, Zeelenberg mengatakan bahwa spesifikasi 2019 sejatinya tidak berada di level yang sebenarnya. Namun begitu, musim ini telah membuktikan bahwa M1 2019 jauh lebih baik dari spesifikasi 2020.
“Selalu ada pembicaraan tentang mesin 2019, tetapi sebenarnya ini adalah hibrida. Mesinnya belum sepenuhnya pada level 2019,” lanjutnya.
“Kami telah melihat dengan pabrikan lain yang terkadang berpikir ‘kalau saja kami memiliki mesin dari tahun sebelumnya lagi’,” pungkasnya.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)