Karena itu, semua pembalap pun langsung berjuang keras memanfaatkan peluang emas yang hadir saat tak adanya Marquez. Hal itu pun diakui Zeelenberg turut dilakukan oleh pihak Petronas Yamaha SRT.
Apalagi, nama salah satu pembalapnya, yakni Fabio Quartararo, begitu dijagokan menjadi juara MotoGP 2020. Sayangnya, semua kesempatan itu gagal dilakukan. Meski Quartararo berhasil membuat permulaan yang apik, ia akhirnya harus merasa di akhir musim.
“Karena kejuaraan berlangsung tanpa Marc Marquez, gelar juara jelas menjadi tujuan semua,” ujar Zeelenberg, sebagaimana dikutip dari Tutto Motori Web, Minggu (29/11/2020).
“Kami menjalani musim yang hebat, tentu saja, tapi jelas kami menginginkan gelar juara dunia,” tukasnya.
(Ramdani Bur)