Sebab Pramac maksimal hanya bisa membawa pulang 45 poin dari seri Portugal. Sedangkan saat ini Petronas sudah unggul 46 poin dari Pramac usai melakoni balapan MotoGP Valencia 2020.
Keberhasilan Petronas meraih gelar tim independen terbaik dalam dua musim secara beruntun di MotoGP itu lantas mendapatkan apresiasi dari Team Principal tersebut, yakni Razlan Razali. Ia mengaku senang karena selama dua tahun di MotoGP, gelar tim independen tersebut mampu dikuasai oleh Petronas. Meski memang ia agak sedikit kecewa Quartararo gagal menjadi juara dunia MotoGP 2020.
“Sebagai sebuah tim, kami sangat senang merayakan gelar Tim Independen Terbaik kedua kami hanya di tahun kedua di Kejuaraan MotoGP. Selamat untuk semua anggota tim, mitra, dan penggemar,” kata Razali, dilansir dari laman respi Sepang Racing Team, Selasa (17/11/2020).
“Ini merupakan kejuaraan MotoGP yang sulit di tahun ini dan kami mencoba membawanya ke balapan terakhir, tetapi sayangnya kami tidak dapat melakukannya (merebut gelar juara dunia MotoGP 2020),” tutup Razali.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)