"Kami mencoba untuk kembali ke normalitas, kami bicara kepada semua promotor dan membuat kalender normal karena penting untuk memblok hari-hari itu dan mengetahui tepatnya di hari apa akan ada Grand Prix," kata Ezpeleta.
"Kami akan start di Qatar seperti biasa dan finis di Valencia seperti biasanya untuk satu tahun lagi. Dan di antara seri pembuka dan penutup itu kami akan memiliki 18 Grand Prix. Semoga kami bisa melakukannya."
BACA JUGA: Jadwal Sementara MotoGP 2021 Dirilis, Indonesia Masuk Daftar Cadangan
Sementara itu kejuaraan kelas premier musim 2020 digelar sepenuhnya di Eropa karena terganjal krisis kesehatan global, namun untuk kelas Moto2 dan Moto3 sempat membuka kejuaraan mereka di Qatar. Sebab, tim dan pembalap telah terlebih dahulu tiba di Sirkuit Losail untuk menjalani tes pramusim sebelum lockdown diberlakukan.
(Fetra Hariandja)