BARCELONA – Pemblapa Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, memiliki kepercayaan diri untuk bisa meraih hasil bagus dalam gelaran MotoGP Prancis 2020. Pasalnya, Vinales pernah menjadi pemenang dalam balapan di Sirkuit Le Mans.
Vinales sendiri sebenarnya tidak datang dengan kondisi yang benar-benar bagus. Karena pada seri sebelumnya, yakni MotoGP Catalunya 2020, pembalap berjuluk The Top Gun itu hanya bisa finis di posisi kesembilan.
Pada balapan tersebut, Vinales sejatinya start dari urutan kelima. Akan tetapi, hal itu justru membuatnya terjebak di tengah-tengah kerumunan pembalap sesaat setelah start.
Baca juga: Ungkap Kesan Usai Jajal Sirkuit Portimao, Valentino Rossi: Trek yang Indah!
Vinales kesulitan untuk bisa keluar dari kerumunan tersebut. Pada akhirnya, ia terus disalip hingga posisi mundur ke urutan 15. Kondisi ini membuat Vinales kesulitan untuk bisa mengejar para pembalap di jajaran terdepan.
Pada akhirnya, pembalap 25 tahun itu hanya bisa finis kesembilan. Meski mengecewakan, namun Vinales berusaha melupakan hasil buruk yang didapatnya tersebut. Ia lebih memilih untuk fokus ke balapan berikutnya.
“Kami telah meninggalkan apa yang terjadi di Montmelo (MotoGP Catalunya) sekarang dan terus fokus pada pekerjaan yang ada. Saya merasa positif," jelas Vinales, seperti dilansir dari Crash, Jumat (9/10/2020).
Jelang balapan di Le Mans yang akan berlangsung pada Minggu 11 Oktober 2020, Vinales merasa cukup optimis. Utamanya karena ia pernah menjadi pemenang di sirkuit tersebut, yakni pada gelaran MotoGP Prancis 2017.
"Kami tahu bahwa Le Mans adalah sirkuit yang cocok untuk motor kami jika kami bekerja dengan baik. Saya sebenarnya sangat menyukai trek itu juga. Saya pernah mendapatkan hasil yang bagus di sana sebelumnya, jadi saya pikir kami bisa melakukannya dengan baik lagi akhir pekan ini,” terang Vinales.
“Tapi, seperti biasa di Le Mans, cuaca bisa menjadi faktor penentu bagaimana balapan akhir pekan nanti, terutama sekarang kami datang ke sirkuit ini jauh lebih lama dari biasanya. Saya penasaran untuk melihat apa yang bisa kami lakukan di sana," lanjutnya.
Jika Vinales mampu meraih kemenangan di MotoGP Prancis 2020, maka itu akan membuat peluangnya meraih gelar juara dunia tetap terbuka. Saat ini Vinales tertinggal 18 poin dari pembalap satelit Yamaha, Fabio Quartararo, yang menempati posisi pertama di papan klasemen.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)