“Saya tidak melebih-lebihkan, saya diam saja (di tikungan keenam). Saya akan lebih menerimanya jika finis kedua, jika saya mendorong untuk pergi mendapatkan Maverick (Vinales). Terjatuh dengan cara yang hampir tidak bisa dijelaskan ini, tanpa peringatan, sulit untuk dipahami dan membuat saya sedikit khawatir,” tuturnya.
Hasil buruk di Sirkuit Misano melengkapi ketidakberuntungannya sejak awal musim ini. Bagnaia sebenarnya memulai musim ini dengan baik di MotoGP Spanyol 2020. Ia finis di posisi ketujuh pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Jerez tersebut.
BACA JUGA: MotoGP Emilia Romagna Bukan Harinya Valentino Rossi dan Jebolan Akademi VR46
Namun, hal yang sama tidak terulang pada balapan kedua di Sirkuit Jerez, MotoGP Andalusia 2020. Bagnaia yang bersaing di kelompok pembalap terdepan, harus gugur karena masalah mesin.
Bagnaia mendapatkan kenyataan pahit pada balapan berikutnya, MotoGP Republik Ceko 2020. Pecco terjatuh pada sesi latihan bebas pertama sehingga kaki kanannya patah. Cedera itu membuat Bagnaia harus absen dalam tiga balapan sebelum kembali di MotoGP San Marino 2020.
MotoGP San Marino 2020 yang berlangsung di Sirkuit Misano, berakhir manis untuk Bagnaia. Pembalap asal Italia itu finis kedua di belakang pengendara Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli.
Hasil itu jadi modal bagus bagi Bagnaia untuk berlaga di MotoGP Emilia Romagna 2020. Nasib baik sayangnnya tidak memihak Bagnaia sehingga terjatuh jelang balapan berakhir.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)