Pedrosa Disebut sebagai Korban Pertama Marquez

Hendry Kurniawan, Jurnalis
Rabu 09 September 2020 09:09 WIB
Dani Pedrosa (Foto: MotoGP)
Share :

MADRID – Dalam Kejuaraan Dunia MotoGP 2020, tim balap Honda gagal bersaing untuk memperebutkan kemenangan. Tercatat, dari lima seri balapan yang telah dilangsungkan, tak sekalipun ada pembalap Honda yang berhasil finis di posisi tiga besar.

Keterpurukan Honda ini tentunya tak lepas dari absennya pembalap andalan mereka, Marc Marquez. Sebab, Marquez mengalami patah lengan kanan saat tampil di seri perdana sehingga membuatnya harus absen di balapan-balapan berikutnya.

Ayah dari Jorge Lorenzo, Chicho Lorenzo, sejatinya memaklumi kondisi yang dialami oleh Honda saat ini. Pasalnya, sejak beberapa tahun terakhir Honda hanya mengembangkan motor balap yang cocok untuk dikendarai Marquez.

Baca juga: MotoGP San Marino 2020 Bisa Dihadiri Penonton, Begini Protokolnya

Dengan demikian, selain Marquez, tidak ada satu pun pembalap Honda yang dapat menguasai motor balap mereka, RC213V. Melihat situasi ini, Chicho pun memandang bahwa Honda sebenarnya mengorbankan para pembalap mereka hanya demi kegemilangan Marquez.

Pertama kali Marquez bergabung dengan Honda adalah pada 2013. Ketika itu, yang menjadi pembalap utama Honda sebenarnya adalah Dani Pedrosa. Akan tetapi, Marquez nyatanya mampu menguasai motor balap Honda yang disetting untuk Pedrosa.

Pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut bahkan mampu meraih gelar juara dunia di musim perdananya membela Honda. Menurut Chicho, sejak saat itu Honda sudah mengalihkan fokusnya kepada Marquez dan mulai mengabaikan Pedrosa perihal pengembangan motor.

Itulah mengapa pada musim-musim berikutnya Pedrosa agak kesulitan untuk bisa tampil bagus bersama Honda. Sebab, Pedrosa dipaksa untuk bisa menguasai motor balap yang dikembangkan untuk Marquez. Begitupun yang terjadi kepada Jorge Lorenzo saat bergabung dengan Honda di musim 2019.

“Honda harus terus mengembangkan motor untuk Marquez, tetapi juga perlu fokus membuat motor yang bagus untuk pembalap yang lain. Ketika Marc tiba di Honda, motornya dikembangkan oleh Pedrosa dan mudah dikendarai karena dia adalah pembalap dengan sedikit otot,” tutur Chicho, menyadur dari Tutto Motori Web, Rabu (9/9/2020).

“Ketika Marquez mulai mendapatkan hasil yang lebih baik dari Dani, maka Honda mulai mengikutinya. Pedrosa adalah korban pertama,” lanjut Chicho.

“Anak saya juga mendapatkan motor yang sulit dikendarai, terutama dengan bagian depan. Kemudian dia juga mengalami cedera dan karena itu harus menyerah ketika Honda mulai mengembangkan motor ke arahnya,” pungkas sang ayah.

(Mochamad Rezhatama Herdanu)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya