“Motegi merupakan Grand Prix kandang saya dan jelas sangat penting bagi saya. Tapi setelahnya ada Misano, dan balapan itu akan selalu jadi balapan yang juga sangat penting bagi saya,” ungkap Nakagami, seperti disadur dari Motorsport Total, Jumat (4/9/2020).
“Tiap kali saya memikirkan trek itu, saya selalu emosional, karena saya kehilangan sahabat karib dan kompetitor hebat dalam diri Shoya. Tapi kini saya tak lagi sedih, saya hanya punya perasaan positif,” sambungnya.
Baca Juga: Tampil Kompetitif di MotoGP 2020, Crutchlow Puji Nakagami
“Saya tidak dapat menjelaskan seperti apa perasaannya, namun satu hal yang jelas adalah balapan ini selalu terasa spesial. Rasanya seperti balapan kandang kedua. Saya akan pergi ke sana dengan optimisme tinggi.”
“Saya merasa sangat yakin bahwa kami bisa bertarung di depan. Kami melewatkan podium di Spielberg, tapi saya hanya memikirkan peluang podium di balapan selanjutnya. Kita lihat saja nanti apakah berhasil di Misano. Saya merasa sangat kuat,” tuntas pembalap berkebangsaan Jepang itu.
(Ramdani Bur)