KETERAMPILAN menaklukkan motor bertenaga besar membuat sejumlah pembalap mendapatkan gaji tinggi di MotoGP 2020. Bayaran tersebut dirasa setimpal dengan bahaya yang selalu mengiringi mereka di lintasan balap. Untuk musim ini, pembalap dengan gaji tertinggi jatuh kepada Marc Marquez.
Sebagai juara dunia MotoGP 2019, The Baby Alien tentu pantas mendapat bayaran dalam jumlah besar dari Tim Repsol Honda. Berdasarkan situs Sportekz, Selasa (1/9/2020), Marc Marquez digaji hingga USD14,5 juta (setara Rp211,4 miliar) per tahun.
Bayaran tersebut sangat pantas mengingat Marc Marquez mampu menjadi juara dalam enam dari tujuh musim terakhir! Gaji tinggi juga diberikan Repsol Honda agar tim-tim lain tidak berani merekrut pembalap berusia 27 tahun tersebut.
Baca juga: Takaaki Nakagami Semakin Mirip Marc Marquez
Di tempat kedua ada nama Valentino Rossi. The Doctor dikontrak dengan nilai USD10 juta (setara Rp145,8 miliar) per tahun oleh Yamaha MotoGP sejak 2017. Walau masih dua digit, gajinya mengalami penurunan sebanyak USD2 juta (setara Rp29,16 miliar) dari kontrak sebelumnya.
Menyusul kemudian di tempat ketiga, Maverick Vinales yang dibayar hanya USD8 juta (setara Rp116,63 miliar), juga oleh Yamaha. Nominal tersebut lebih besar daripada runner-up Kejuaraan Dunia MotoGP pada tiga musim terakhir, Andrea Dovizioso.
Pembalap asal Italia itu hanya dibayar sebesar USD5,6 juta (setara Rp81,64 miliar) per tahun. Tidak heran, masalah gaji sempat membuat negosiasi antara Andrea Dovizioso dengan Ducati Corse mandek. Sang pembalap ingin kenaikan gaji pada kontrak baru, sementara tim tidak bisa menyanggupi. Pada akhirnya, kedua pihak sepakat berpisah pada akhir Kejuaraan Dunia MotoGP 2020.