SPIELBERG – Pembalap Tim KTM Red Bull, Pol Espargaro mengaku senang karena bakal mengawali balapan MotoGP Styria 2020 dengan berada di posisi paling depan. Dengan berada di paling depan, Pol cukup percaya diri dapat memenangkan balapan seri kelima dari MotoGP 2020.
Kendati begitu, Pol tetap akan mewaspadai para pembalap lainnya, terutama rider-rider dari Ducati dan Suzuki. Sebab bagi pembalap asal Spanyol itu, Suzuki dan Ducati adalah tim yang paling berbahaya ketika tampil di Sirkuit Red Bull Ring.
Karena itulah Pol takkan melepaskan kewaspadaannya terhadap para pembalap dari kedua tim tersebut. Terlebih baik Suzuki dan Ducati memiliki beberapa perwakilannya di jajaran terdepan saat balapan MotoGP Styra 2020 berlangsung, tepatnya pada Minggu (23/8/2020) dini hari WIB.
Baca Juga: Raih Pole Position, Pol Espargaro Yakin Dapat Menangi MotoGP Styria 2020
Seperti untuk dari Ducati, tim pabrikan asal Italia itu memiliki Jack Miller (Pramac Ducati) yang bakal mengawali race dari posisi keempat. Lalu ada juga Andrea Dovizioso (Mission Winnow Ducati) yang memulai balapan dari peringkat kedelapan.
Lantas bagaimana dengan Suzuki? Dua rider Suzuki berada di posisi yang lebih baik dari Dovizioso dan Miller. Alex Rins berada di posisi keenam dan Joan Mir menempati urutan ketiga pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Red Bull Ring tersebut.
Alasan itulah yang membuat Pol tetap akan waspada meski berada di posisi paling depat saat start nanti. Ia tak mau menganggap remeh para pesaingnya tersebut meski dirinya tampil cukup baik di sepanjang sesi latihan bebas sekali pun.
“Saya pikir balapan kali ini akan sedikit berbeda pada akhir pekan ini, Suzuki telah meningkatkan performa, kedua pembalap mereka memiliki kecepatan yang hebat,” terang Pol, seperti yang dilansir dari Speedweek, Minggu (23/8/2020).
“Begitu juga Ducati dan juga Takaaki Nakagami (yang berada di posisi kedua), yang pasti tidak akan membuat hidup saya mudah besok. Saya pikir kami semua memiliki kecepatan yang sama, akan sulit untuk menang besok,” tambah Pol.
Pol sendiri sebenarnya percaya peluang dirinya disalip cukup besar. Karenanya ia akan tetap berusaha untuk tak disalip lebih dari dua pembalap. Sebab target utama Pol adalah finis di posisi podium di sirkuit kendang KTM.
“Akan tetapi apapun yang terjadi, saya ingin melewati garis finis. Tentu, jika memungkinkan untuk memperjuangkan kemenangan, itu akan bagus. Tapi podium di sini di balapan kandang KTM juga akan luar biasa,” pungkasnya.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)