Masih Kesal dengan Insiden Horor, Morbidelli Minta Zarco Diberi Sanksi

Bagas Abdiel, Jurnalis
Jum'at 21 Agustus 2020 05:25 WIB
Franco Morbidelli (Foto: Laman resmi MotoGP)
Share :

SPIELBERG – Pembalap Tim Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, masih merasa kesal dengan insiden horor yang menimpanya di MotoGP Austria 2020. Ia pun berharap Zarco mendapatkan sanksi akibat tindakannya yang tidak tepat saat balapan berlangsung.

Seperti diketahui, insiden horor terjadi di Sirkuit Red Bull Ring pada akhir pekan lalu. Insiden berawal dari senggolan antara Zarco dan Morbidelli yang berbuah kecelakaan hebat. Aksi Zarco yang melambat seakan menghalangi laju Morbidelli dianggap menjadi penyebab dari kecelakaan tersebut.

Keduanya bersenggolan ketika Morbidelli berusaha menyalip Zarco di titik pengereman tersebut. Namun, Morbidelli yang mengerem secara mendadak tak mampu mengontrolnya dengan baik hingga akhirnya menabrak Zarco dari belakang.

Situasi tersebut membuat keadaan semakin rumit. Zarco dan Morbidelli terlempar dari motor dan keluar dari lintasan, sedangkan sang kuda besi kedua pembalap melayang di arena balap. Sehingga motor kedua pembalap tersebut nyaris memakan korban.

Beruntung kecelakaan tersebut tak memberi kerugian besar bagi para pembalap lain, termasuk Morbidelli. Akan tetapi, pembalap berpaspor Italia itu masih merasa kesal dan berharap Zarco bisa mendapatkan hukuman.

Baca juga Zarco Yakin Bebas dari Hukuman Usai Terlibat Kecelakaan Horor

Saat ini, Federasi Balap Motor Internasional (FIM) pun sedang mengusut insiden tersebut dan mendalami kecelakaan. Meskipun belum ada keputusan, tetapi Morbidelli sangat yakin bahwa Zarco pantas untuk mendapatkan sanksi dari FIM.

“Yang benar adalah keputusan harus diambil cepat atau lambat. Saya tidak peduli dengan waktu, saya hanya peduli dengan keputusan yang diambil,” ungkap Morbidelli, mengutip dari Crash, Jumat (21/8/2020).

Sementara itu, Morbidelli mencoba menggambar proses terjadinya kecelakaan yang membuatnya merasa kesal. Ia merasa heran dengan tindakan Zarco yang dianggapnya menyudutkan Morbidelli untuk mau tidak mau mengalami tabrakan.

“Jelas Johann mengambil jalur yang lucu, jalur yang tidak pernah dilewati siapa pun. Kami tidak dapat menghindari tabrakan. Saya tidak dapat menghindar karena saya tidak bisa melangkah lebih jauh ke sebelah kanan,” tambahnya.

“Saya tidak bisa pergi ke tempat lain. Saya tidak bisa masuk ke dalam, karena tidak ada ruang untuk masuk dan saya tidak bisa karena saya akan berakhir di rumput,” lanjutnya.

“Saat saya menyentuh Johann, saya sudah melakukan pengereman sejauh 50 meter. Masalahnya, Johann mengubah jalurnya dengan cara yang sangat tidak wajar, sehingga saya tidak memiliki ruang saat melakukan pengereman,” pungkasnya.

(Ramdani Bur)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya