KOBI juga mendukung wacana agar IBA-MMA masuk sebagai anggota KONI. Dengan demikian, IBA-MMA akan lebih terarah dalam membina atlet-atlet pada level amatir, sedangkan KOBI mempersiapkan jenjang profesional. Hal ini disambut baik oleh kedua atlet IBA-MMA.
“Tanggapan saya, kalau bisa lebih cepat lebih baik karena itu yang ditunggu-tunggu,” ujar petarung bernama Antonius Muyak, dikutip dari video Youtube Kanal Anak Bangsa, Kamis (20/8/2020).
Hal senada diungkapkan petarung wanita bernama Nurul Azizah. Ia mengatakan, antusiasme perempuan di Indonesia untuk menjadi atlet MMA cukup tinggi, terutama di daerah-daerah. Dengan bergabungnya IBA-MMA ke KONI, diharapkan dapat menjaring bakat-bakat itu ke level amatir.
“Saya senang sekali, terutama untuk petarung-petarung wanita di Indonesia. Di setiap daerah banyak sekali wanita yang antusias untuk bermain. Perempuan-perempuan Indonesia sudah memiliki jiwa perang, tidak kalah dengan laki-laki,” timpal Nurul Azizah.
Lebih lanjut, Antonius Muyak yang juga anggota TNI itu sangat bersyukur dengan pembagian tugas dari KOBI dan IBA-MMA karena setiap atlet bisa tahu jenjang yang jelas menuju profesional. Sementara Nurul berharap IBA-MMA bisa membina atlet secara amatir dari usia dini.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)