MotoGP Portugal 2020 Jadi Seri Penutup, Aleix Espargaro: Balapan Akan Sangat Sulit!

Djanti Virantika, Jurnalis
Kamis 13 Agustus 2020 23:04 WIB
Aleix Espargaro. (Foto: Laman resmi MotoGP)
Share :

SPIELBERG – Pembalap Tim Aprilia Gresini, Aleix Espargaro, mengomentari penunjukan MotoGP Portugal 2020 sebagai seri terakhir di musim ini. Menurutnya, balapan akan berjalan sulit dan para pembalap harus beradaptasi lebih lama.

Dorna Sports selaku pihak penyelenggara MotoGP memang telah memutuskan untuk memasukkan seri Potugal ke kalender balapan musim ini. Nantinya, MotoGP Portugal akan menjadi seri ke-14 untuk MotoGP dan ke-15 untuk Moto2 serta Moto3.

Keputusan itu muncul setelah pihak Dorna Sport melakukan pertemuan dengan Federasi Motor Internasional (FIM) dan IRTA. Berdasarkan hasil pertemuan, MotoGP Portugal 2020 dipastikan jadi seri penutup.

BACA JUGA: MotoGP Portugal Jadi Seri Penutup, Rossi Yakin Balapan Akhir Musim Ini Akan Menarik

Balapan akan dilangsungkan di Sirkuit Internasional Algrave yang terletak di Portimao. MotoGP Portugal 2020 akan digelar pada 22 November 2020, usai balapan di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, rampung digelar.

Dengan penunjukan MotoGP Portugal sebagai seri penutup musim ini, Portugal pun akhirnya akan menjadi tuan rumah pada ajang balap MotoGP lagi setelah beberapa tahun lamanya. Terakhir kali, balapan digelar di Portimao yakni pada 2012.

Aleix pun menilai bahwa para pembalap bakal memerlukan waktu yang lama untuk beradaptasi di Sirkuit Portimao. Sebab, ia sendiri sudah pernah menjajal sirkuit tersebut dan mengakui kondisi trek tidak mudah untuk dilalui.

Karena itu, balapan pun dinilai akan menghadirkan tantangan tersendiri bagi para pembalap, termasuk Aleix. Ia meyakini kondisi balapan akan berbeda dengan trek-trek lainnya, termasuk yang sulit seperti di Argentina.

“Ini tidak akan berjalan normal. Sebelum awal musim, saya mengemudikan motor Aprilia ke sana dan butuh waktu dua jam untuk mengenal trek,” ujar Aleix, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Kamis (13/8/2020).

“Itu belum pernah terjadi kepada saya sebelumnya. Ketika kami datang ke Argentina, saya tahu setiap titik pengereman setelah dua sesi latihan, tapi itu sangat sulit di Portimao,” tukasnya.

(Ramdani Bur)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya