Bagi Beirer sendiri , hasil yang diraih Binder sekaligus membuktikan bahwa motor KTM tak hanya cocok untuk Pol Espargaro. Sebab sejauh ini, banyak pandangan yang menyebut bahwa motor KTM hanya cocok untuk Pol.
“Kritik terbesar mengenai motor kami adalah hanya Pol yang bisa mengendarainya. Kami tahu itu, tetapi Anda tidak dapat mengubah situasi seperti itu dalam satu malam. Kami ingin membuatnya dapat dikendarai oleh semua pembalap,” ujar Beirer, sebagaimana dikutip dari GP One, Kamis (13/8/2020).
“Saya tidak puas pada 2019. Miguel (Oliveira) dan Pol keduanya cedera. Kami membawa suku cadang baru ke trek setiap pekan, lalu saatnya tiba ketika Anda harus mengembangkan motor untuk tahun berikutnya,” lanjutnya.
“Kami banyak bekerja dengan Dani (Pedrosa) dan Mika (Kallio), tetapi Dani memberi proyek arah yang berbeda, ke rangka kami, suspensi, dan bahkan mesin. Tentu, kami mengambil teknisi lain, tetapi tidak pernah meniru. Motornya sepenuhnya berbeda dari 3 tahun sebelumnya,” tukas Beirer.
(Ramdani Bur)