JEREZ – Pembalap Tim Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, membicarakan soal perjalanan kariernya di MotoGP. Ia sendiri mengaku sempat terpikir untuk pensiun dari MotoGP beberapa tahun lalu.
Tetapi, rencana itu batal dilakukan karena peran tim yang dibelanya saat ini, yakni Yamaha. Rossi mengakui Yamaha telah menyelamatkan kariernya di MotoGP dengan merekrutnya kembali pada 2013.
Rossi mengakui bahwa dirinya sempat terpikir untuk pensiun dari MotoGP kala membela Ducati. Sebab saat itu, performanya terus menurun lantaran merasa tak nyaman dengan kinerja motor balap Ducati.
BACA JUGA: Rossi: Pembalap Akademi VR46 Buat Saya Merasa Lebih Muda
Kondisi ini akhirnya membuat juara dunia sembilan kali itu terus menuai hasil minor. Selama dua musim bersama Ducati di MotoGP, Rossi hanya bisa menempati urutan ketujuh dan keenam secara beruntun di klasemen akhir pembalap.
Tentu saja, hasil tersebut menunjukkan penurunan dari Rossi. Sebab sebelum datang ke Ducati, ia mampu menghiasi pertarungan gelar juara bahkan tercatat empat kali berhasil menyandang status sebagai kampiun di MotoGP.
Tetapi, rasa frustrasi Rossi akhirnya menghilang setelah mendapat kepercayaan lagi dari Yamaha. Ia kembali memperkuat tim tersebut pada gelaran MotoGP 2013 dan terus berlanjut sampai saat ini. Rossi merasa beruntung bisa mendapat kepercayaan tersebut dan bertahan panjang di Yamaha.
Bahkan kini, Rossi hampir memastikan diri bakal terus melanjutkan kiprahnya bersama Yamaha untuk dua musim ke depan. Meski tak memperkuat tim pabrikan, pembalap berjuluk The Doctor itu tetap akan membela tim satelit Yamaha untuk gelaran MotoGP 2021 dan kemungkinan berlanjut ke 2022.
Baginya, hal tersebut merupakan sebuah keberuntungan. Apalagi, usianya sendiri sudah tak muda lagi saat ini, yakni menginjak 41 tahun. Dukungan besar bahkan masih diberikan kepada Rossi dari Yamaha hingga mampu menaiki podium di MotoGP Andalusia 2020 pada akhir pekan lalu.
"Ketika saya balapan dengan Ducati, saya tidak lagi yakin berada di level saya. Saya beruntung Yamaha merekrut saya kembali,” ujar Rossi, sebagaimana dikutip dari Tutto Motori Web, Selasa (28/7/2020).
“Yamaha memberi saya kesempatan berkarier selama 10 tahun lagi. Ketika seorang pembalap tidak nyaman dengan motornya, terutama jika dia sudah tua, dia mulai berpikir untuk mengakhiri kariernya,” tukasnya.
(Ramdani Bur)