Kepala Pelatih Ganda Putri PP PBSI, Eng Hian, pun membeberkan alasan dipisahkannya pasangan Greysia/Apriyani di turnamen ini. Menurutnya, kualitas permainan juara Indonesia Masters 2020 Super 500 ini masih di atas ganda putri lainnya sehingga akhirnya diputuskan untuk dipisahkan.
Dengan penerapan hal tersebut, Eng Hian menilai pengalaman juga bisa didapat oleh pemain-pemain muda di pelatnas. Pertandingan juga diyakini akan berjalan lebih menarik dengan kondisi tersebut.
"Kalau dipasangkan juga untuk apa? Tidak ada poinnya. Jadi, lebih baik dipisah untuk memberikan pengalaman pada pasangannya,” ujar Eng Hian, sebagaimana dikutip dari laman resmi PBSI, Selasa (14/7/2020).
“Kami mau beri kesempatan kepada pemain lain untuk mengalahkan Greysia dan Apriyani walau sudah terpisah. Kalau Greysia/Apriyani tetap dipasangkan, pertandingan jadi tidak menarik," tukasnya.
(Ramdani Bur)