“Entah apa yang akan terjadi. Saya bakal kaget, karena Pol telah membela KTM sejak lama. Saya tahu ia puas atas kinerja pabrikan kami. KTM juga sangat menyukainya dan menganggapnya sebagai keluarga. Itu (keputusan Honda) adalah sikap tak hormat,” jelas Lecuona, seperti dikutip dari Sport, Rabu (10/6/2020).
“Saya rasa mereka tak memberi Alex kesempatan untuk membuktikan diri. Seperti yang Vale (Rossi) bilang, Alex adalah juara dunia Moto3 dan Moto2, dan ia tak mendapatkan tempat itu secara cuma-cuma. Alex layak dapat tempat di sana, dan ia adalah dua kali juara dunia,” tutupnya.
(Ramdani Bur)