MADRID – Mantan Team Principal Repsol Honda, Livio Suppo, mengungkapkan apa yang jadi penyebab Dani Pedrosa justru lebih memilih jadi test rider KTM ketimbang Tim Honda seusai pensiun. Suppo menilai hubungan buruk antara Pedrosa dan Alberto Puig jadi alasan utama di balik hal tersebut.
Sebagaimana diketahui, Pedrosa memang merupakan pembalap yang bisa dibilang paling loyal untuk Tim Honda. Bagaimana tidak sejak memutuskan naik ke kelas primer hingga pensiun, Pedrosa hanya memperkuat Tim Honda.
Dengan kesetiaan yang diperlihatkan Pedrosa bersama Tim Honda, sangat aneh melihat pemilik julukan The Little Samurai tersebut lebih memilih jadi pembalap pengembang Tim KTM. Terlebih, Tim Honda bakal mendapatkan keuntungan dengan adanya Pedrosa sebagai test rider mereka.
Baca Juga: Miguel Oliveira Sanjung Kontribusi Dani Pedrosa kepada KTM
Suppo yang cukup lama menjabat sebagai Team Principal Repsol Honda pun mengungkapkan alasan di balik tidak ditunjuknya Pedrosa sebagai test rider mantan timnya itu. Suppo percaya buruknya hubungan antara Pedrosa dan Puig menjadi alasan utamanya.
“Seseorang datang ke Honda, orang yang hubungannya tak terlalu baik dengan Dani, atau mungkin orang yang bahkan tak memberinya tawaran jadi test rider. Alberto-lah yang menciptakan Dani, dan benar-benar membentuknya menjadi pembalap yang kita kenal,” jelas Suppo, seperti disadur dari Sport, Selasa (5/5/2020).
“Tapi Dani tiba-tiba tak mau lagi bekerja dengannya. Alberto orang yang tegas tapi agak agresif, jadi mungkin ia membuat Dani agak kesal. Dani tampil sangat buruk pada tahun terakhirnya, dibanding saat saya masih ada di garasi. Lingkungan tim jelas tak lagi baik dan si pembalap keberatan soal hal ini,” tutupnya.
(Ramdani Bur)