MADRID – Mantan Team Principal Repsol Honda, Livio Suppo, memberikan pandangan soal keputusan Jorge Lorenzo kembali ke Tim Yamaha seusai memutuskan pensiun. Suppo heran Tim Honda tak melarang hal tersebut terjadi pada kontrak yang mereka berikan kepada Lorenzo sebelum bergabung.
Lorenzo memang memutuskan untuk gantung helm pada penghujung musim 2019. Keputusan itu diambil setelah rentetan hasil buruk yang harus didapat peraih tiga gelar juara MotoGP itu dalam musim debutnya bersama Repsol Honda.
Namun tidak berselang lama setelah memutuskan pensiun, Lorenzo justru membuat kejutan dengan menerima tawaran sebagai pembalap pengembang Tim Yamaha. Hal tersebut dinilai cukup mengkhawatirkan oleh Tim Honda.
Baca Juga: Tandemkan Rossi dan Lorenzo di Petronas Yamaha, Begini Tanggapan Jarvis
Ya, Lorenzo bisa saja menyebarkan informasi berharga yang selama setahun belakangan ia kumpulkan bersama Tim Honda. Maka dari itu, Suppo pun merasa heran lantaran Tim Honda tidak melarang Lorenzo bergabung dengan Tim Yamaha seusai memutuskan pensiun.
“Saya tak dapat memastikan seperti apa kontrak antara Honda dan Jorge diakhiri tanpa bayar kompensasi untuk 2020. Entah apa mereka hanya membayar sebagian atau justru tidak sama sekali dari rencana awal,” ucap Suppo, seperti disadur dari Sport, Selasa (5/5/2020).
“Akan tetapi, aneh melihat tim membiarkan pembalap, yang telah memutuskan pensiun, melakukannya. Saya rasa harusnya ini dihindari. Terlebih ada potensi bahwa ia akan membocorkan informasi berharga kepada tim rival Anda,” tutupnya.
(Ramdani Bur)