“Saya tahu jika saya ingin memenangkan turnamen penting, saya harus mengalahkannya. Saya tidak bisa santai,” tambah pria berusia 37 tahun tersebut.
“Bahkan ketika saya kram, saya memberi tahu pelatih saya bahwa saya ingin melanjutkan latihan karena Lin Dan sedang menunggu saya. Saya memikirkannya sepanjang waktu,” pungkasnya.
(Fetra Hariandja)