MUNDERFING – Manajer Tim KTM, Pit Beirer, mengklaim timnya berjuang keras untuk mengembangkan performa motor jelang tampil di MotoGP 2020. Namun, kondisi yang terjadi menjadi kesulitan tersendiri bagi mereka saat ini.
Sebagaimana dikeathui, sejumlah tim peserta MotoGP telah melakukan persiapan matang untuk menghadapi musim balap 2020, salah satunya yang dilakukan tim KTM. Pabrikan asal Austria itu terlihat bekerja cukup keras sejak tes pramusim kemarin.
Hal itu berdampak cukup nyata pada peningkatan performa RC-16 milik mereka. Namun, di tengah kabar baik tersebut, mereka dihadapkan pada situasi cukup sulit dimana musim balap 2020 harus tertunda akibat pandemi virus coron yang terjadi.
Baca juga: Pandemi Virus Corona Ganggu Persiapan Tim Peserta MotoGP 2020
Kendati begitu, Pit Beirer tak ingin kerja keras timnya sia-sia begitu saja. Untuk it, Beirer pun berharap para pembalapnya bisa tampil lebih maksimal musim ini.
"Setiap orang di tim ini telah bersiap untuk musim selama berminggu-minggu dan berbulan-bulan, dengan semua pengorbanan yang besar. Mereka menyadari fakta bahwa pada suatu saat di musim panas harus mengambil risiko penuh lagi dan harus memanggil kinerja penuh. Namun demikian, kami harus memperlambatnya untuk saat ini, ujar Beirer, melansir dari laman Speedweek, Minggu (11/4/2020).
Beirer sendiri menegaskan kalau KTM memang berjuang keras di tengah wabah virus corona saat ini. Menurutnya, tantangan terberat KTM adalah bagaimana mencari cara untuk terus mengembangkan motor tanpa melibatkan pembalap di lintasan. ruskan para rider melakukan isolasi diri demi mencegah penyebaran virus yang lebih masif.
"Ya, itu tidak mudah. Karena kita sekarang benar-benar menyarankan para pembalap untuk tidak berlatih di lintasan namun tetap berusaha memikirkan bagaimana cara untuk tetap mengambil langkah maju," tandasnya.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)