“Membalap pada 2021 dengan motor 2020, saya tidak melihatnya sebagai sebuah kegilaan jika itu bisa membuat anggaran kami lebih hemat,” papar Massimo Rivola, sebagaimana mengutip dari Autosport, Rabu (8/4/2020).
“Dalam situasi seperti ini, ketika kita tidak melihat cahaya di ujung terowongan, berpikir soal performa jelas salah. Kita harus bisa berpikir soal situasi yang dihadapi dunia. Pembekuan seperti yang dilakukan di Formula One (F1) adalah hal yang tepat,” pungkas pria berkebangsaan Italia itu.
(Ramdani Bur)