MONACO – Pembalap Scuderia Ferrari, Charles Leclerc, mengaku dirinya bercucuran keringat saat mengikuti balapan virtual Formula One (F1), Senin (6/4/2020) dini hari WIB. Meski balapan hanya dilakukan lewat video gim, ternyata level konsentrasinya sama seperti lomba di lintasan sesungguhnya.
Charles Leclerc ambil bagian dalam balapan virtual kedua F1 2020. Masih memakai gim F1 2019, balapan kali ini mengambil tempat di Sirkuit Albert Park, Melbourne, Australia. Balapan virtual itu mengisi kekosongan jadwal F1 GP Vietnam 2020 pada 5 April yang ditunda akibat virus Corona.
Baca juga: Leclerc Merasa Lebih Beruntung daripada Vettel
Berada satu tim dengan sang adik, Arthur, Charles Leclerc sukses keluar sebagai pemenang. Pembalap berusia 22 tahun itu bahkan mendominasi jalannya lomba sejak awal dan menang dengan selisih hingga 15 detik dari runner-up Christina Lundgaard.
Sekilas, balapan virtual F1 tidak lebih berat dibandingkan lomba di lintasan yang sebenarnya. Namun, Charles Leclerc mengakui balapan tersebut tetap membutuhkan level konsentrasi yang sama seperti lomba sungguhan.
“Mudah? Tentu saja tidak. Ternyata balapan virtual sangat sulit. Kami memang duduk di kursi biasa, jadi tidak ada G-Force seperti di mobil sungguhan. Akan tetapi, saya bercucuran keringat,” tutur Charles Leclerc, dinukil dari Crash, Senin (6/4/2020).
“Otot-otot tubuh tidak terasa sakit, tetapi tingkat konsentrasi yang dibutuhkan membuat saya bercucuran keringat. Itu adalah balapan yang luar biasa,” pungkas pembalap berkebangsaan Monaco tersebut.
(Ramdani Bur)