“Menggelar balapan tanpa penonton? Itu bukan ide yang bagus. Kita terbiasa melihat balapan sebagai pesta besar yang menyenangkan banyak orang,” tutur Paolo Ciabatti, dilansir dari Speedweek, Sabtu (4/4/2020).
“Tapi, situasinya telah berubah secara drastis. Jadi, mungkin tidak bijak jika mengisi tribun dengan kehadiran penggemar. Saya bahkan tidak yakin Anda bisa membatasi orang di paddock. Anda pasti akan kesulitan untuk menjaga jarak aman 1-1,5 meter untuk tindakan pencegahan,” sambung pria berkebangsaan Italia tersebut.
Sejauh ini, opsi paling aman adalah menggelar balapan MotoGP 2020 mulai Agustus atau setelah jeda musim panas. Sebab, pada periode tersebut diharapkan situasi dunia terkait wabah virus Corona Covid-19 sudah jauh membaik, terutama di negara-negara tuan rumah balapan MotoGP.
(Ramdani Bur)