“Namun, jika tidak ada balapan, tentu banyak masalah akan terjadi. Bukan untuk pembalap saja, tetapi juga buat penyelenggara (Dorna) dan tim, karena akan ada kerugian pada sponsor, dalam hak siar televisi dan dalam semua hal ini,” imbuhnya.
Meski semua orang ingin MotoGP 2020 tetap bergulir, tetapi semua tergantung pada perkembangan pandemi virus Corona. Menurut Worldometer, per Sabtu 27 Maret 2020 tercatat ada 593.656 kasus virus Corona di dunia dengan korban meninggal dunia sebanyak 27.215 orang. Sementara itu, 132.526 orang dinyatakan sembuh dari virus yang menyerang saluran pernapasan tersebut.
(Ramdani Bur)