MATTIGHOFEN – Ketidakjelasan melingkupi penyelenggaraan MotoGP 2020 akibat virus Corona Covid-19.Direktur KTM Motorsport, Pit Beirer, mengajukan ide cukup ekstrem, yakni menggelar cukup 10 balapan saja dan semuanya adalah seri Eropa.
Seperti diketahui, lima seri pertama MotoGP 2020 terdampak wabah pandemi virus Corona Covid-19. Balapan perdana di Qatar dibatalkan, sementara tiga seri berikutnya yakni di Thailand, Amerika Serikat (AS), dan Argentina mengalami penundaan.
Baca juga: Tak Ada Balapan, Quartararo Isi Waktu Luang dengan Nonton Race MotoGP 2019
Awalnya, MotoGP 2020 direncanakan digelar di Sirkuit Jerez pada 3 Mei 2020. Namun, MotoGP Spanyol 2020 itu ikut-ikutan ditunda sehingga total ada lima balapan yang terdampak. Melihat situasi yang tidak jelas, Pit Beirer lantas mengusulkan cukup 10 balapan saja dan semuanya di Eropa.
“Jika kita bisa mengikuti 10 balapan saja untuk setiap kelas, kita sudah punya kejuaraan dunia yang bagus, melakukan sebuah pekerjaan yang baik buat sponsor dan penggemar. Tentu saja kami masih ingin menggelar Kejuaraan Dunia MotoGP yang masuk akal musim ini. Akan tetapi, kami juga butuh kebebasan untuk bepergian,” ujar Pit Beirer, dikutip dari Crash, Sabtu (28/3/2020).
“Jika kita hanya bisa mendapat 8-10 balapan bersamaan di Eropa, semuanya baik-baik saja. Itu masih lebih baik dibandingkan tidak balapan sama sekali,” sambung lelaki berkebangsaan Austria tersebut.
Pit Beirer boleh-boleh saja mengeluarkan usulan. Namun, Dorna Sports selaku pemilik hak MotoGP terikat kontrak untuk menggelar minimal 13 balapan dengan FIM. Dorna bahkan tetap bertekad menggelar 19 balapan hingga November atau Desember 2020.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)