BOLOGNA – Direktur Olahraga Ducati Corse, Paolo Ciabatti, mengungkap rencana pemulangan logistik tim dari Sirkuit Internasional Losail, Qatar. Mengingat teknisi atau anggota tim berpaspor Italia dilarang masuk Qatar, maka Ducati senang ketika Avintia Racing mau membantu mereka.
Pemerintah Qatar memang memberlakukan kebijakan ketat soal izin masuk bagi pemegang paspor Italia terkait antisipasi terhadap virus Korona. Izin masuk yang ketat itu menjadi pangkal permasalahan sehingga MotoGP Qatar 2020 dibatalkan oleh Dorna Sports, IRTA, dan FIM.
Baca juga: Virus Korona Bikin MotoGP Qatar 2020 Batal Digelar, Ducati Pusing Pulangkan Motor
Ducati Corse kini bergantung sepenuhnya pada teknisi dari Avintia Racing untuk mengepak motor milik Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci yang ditinggalkan di Qatar. Paolo Ciabatti bersyukur, timnya masih bisa mengirimkan instruksi bagaimana mengepak motor lewat berbagai platform yang tersedia.
“Kami mengirim Press Officer Artur Vilalta yang berkebangsaan Spanyol untuk berkomunikasi dengan IRTA. Mereka akan mendukung koordinasi pemulangan motor. Kru Avintia akan mengepak motor Johann Zarco dan Tito Rabat lebih dulu, baru kemudian motor kami,” papar Paolo Ciabatti, sebagaimana diwartakan Corse di Moto, Rabu (4/3/2020).
“Tim kami mengirim foto berisi instruksi ke Doha. Tim Avintia tahu betul suku cadang mana yang harus dimasukkan boks tertentu. Bukan sebuah masalah yang besar. Untungya, kami juga bisa melakukan panggilan video untuk membahas dan menjelaskan jika ada pertanyaan,” sambung pria berkebangsaan Italia itu.
Bantuan untuk mengepak suku cadang motor juga datang dari rekan-rekannya di Moto2. Seperti diketahui, Moto2 dan Moto3 tetap berada di Qatar untuk balapan karena mereka baru saja menyelesaikan tes pramusim pada akhir pekan lalu.
(Ramdani Bur)