BOLOGNA – Manajer Tim Ducati, Davide Tardozzi, menegaskan kalau timnya sama sekali tak terbebani dengan hasil tes pramusim pada MotoGP 2020 kali ini. Sebagaimana diketahui, meski melaju tanpa hambatan, para pembalap Ducati terlihat kurang maksimal pada tes pramusim kemarin.
Dua pembalap pabrikan mereka, yakni Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci memang tak berhasil menempati posisi apik di hasil keseluruhan tes pramusim MotoGP 2020 yang digelar di Sirkuit Sepang, Malaysia, dan Sirkuit Losail, Qatar.
Pada tes di Malaysia, posisi terbaik diduduki oleh Petrucci, yang menempati urutan keenam. Sementara rekan setimnya, Andrea Dovizioso, tercecer ke urutan 15. Meski begitu, Tardozzi meyakinkan ritme balap kedua ridernya cukup baik untuk menyambut balapan musim ini.
Baca juga: Jelang Balapan Perdana MotoGP 2020, Dovizioso Waspadai Dua Pembalap Yamaha
“Meski posisi kami tak menjanjikan, yakni hal yang tak kami pedulikan, situasi kami tak buruk, karena kami tertarik pada ritme balap,” tegas Tardozzi, melansir dari laman Tuttomotoriweb, Senin (2/3/2020).
Pada kesempatan yang sama, Tardozzi juga mengomentari Honda dan Marc Marquez, yakni rival utama Ducati selama tiga musim terakhir, yang tampak kesulitan selama uji coba di Qatar. Rumitnya masalah Honda ini terbukti lewat keputusan Marquez yang mendadak memakai perangkat aerodinamika versi 2019 pada motor RC213V 2020 miliknya.
"Entah apakah Honda tengah mengalami krisis, tapi saya tak pernah lihat Marc mengalami krisis. Keuntungan terbesar Honda adalah memiliki Marc. Mungkin mereka punya beberapa masalah karena Marc tak beradaptasi dengan motor baru mereka,” tandasnya.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)