DOHA – Seri perdana MotoGP 2020 akan dilangsungkan di Sirkuit Losail, Qatar, pada Minggu 8 Maret. Dalam balapan tersebut, Manajer Tim KTM Tech3, Herve Poncharal, menerangkan bahwa timnya tidak akan memaksakan diri untuk mencari poin sebanyak mungkin.
Poncharal menyadari bahwa sebagai tim satelit, KTM Tech3 tidak berada di posisi untuk bertarung dalam perburuan gelar juara. Maka dari itu, di saat para pembalap dari tim lain akan saling ngotot untuk menjadi yang tercepat, KTM Tech3 hanya berusaha tampil aman di seri perdana.
Baca juga: Ciabatti: Yamaha Persiapkan Tim dengan Sangat Baik di MotoGP 2020
Poncharal berharap dua pembalapnya, Miguel Oliveira dan Iker Lecuona, tetap berada dalam kondisi sehat dan tidak mengalami kecelakaan. Pasalnya, kecelakaan memiliki risiko membuat pembalap mengalami cedera dan Poncharal tak ingin hal itu terjadi lantaran musim balap baru dimulai.
Poncharal pun sadar bahwa sebagai tim satelit, KTM Tech3 memiliki tugas mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya guna menopang tim pabrikan. Akan tetapi, Poncharal juga tidak menutupi bahwa KTM Tech3 bisa saja bertarung memperebutkan poin jika mendapat kesempatan untuk membuat kejutan.
“Saya tidak membayangkan bahwa tim saya dapat menjadi juara dunia pada 2020. Oleh karena itu, balapan pertama adalah menarik diri dari perkara, memeriksa kondisi fisik dua pembalap kami, memberikan KTM informasi maksimal dan mudah-mudahan mengumpulkan beberapa poin,” ungkap Poncharal, menyadur dari Speedweek, Senin (2/3/2020).
“Ini tidak akan mudah karena kami melihat ada 18 pembalap yang hanya berjarak 0,9 detik dalam tes pramusim. Namun, terkadang perasaan bisa berubah saat tes dan ketika balapan berlangsung. Dua minggu setelah tes, suhu yang lebih tinggi juga kemungkinan bisa terjadi,” sambungnya.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)