“Saya sedikit santai mengenai peluang Andrea (Iannone) kembali, walau santai sebenarnya bukanlah kata yang tepat untuk saat ini. Saya kecewa dia dinyatakan bersalah dan dia harus membayar sesuatu hal yang tidak dia perbuat,” ungkap Rivola, melansir dari GPOne, Sabtu (15/1/2020).
“Kami saat ini sangat membutuhkannya, terlebih motor yang kami buat (untuk MotoGP 2020) adalah motor yang berdasarkan saran dari dirinya. Dia menginginkan motor yang jauh lebih baik saat berada di tikungan dan lebih halus di semua titik. Seperti yang dia rasakan di Suzuki. Kami jelas dirugikan karena absennya dia,” tambah mantan bos Formula One (F1) itu.
Kendati begitu, Rivola tak bisa langsung berharap Iannone bisa langsung turun. Sebab ia dan Aprilia harus melakukan banding ke Pengadilan Arbitrase untuk Olahraga (CAS) untuk bisa membuat Iannone bisa kembali dengan cepat.
(Ramdani Bur)